Sunday, March 25, 2012

Tingkat Pengetahuan Ibu Menopause Tentang Gizi Menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri


A. Latar Belakang

Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2008 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 18,5 juta orang atau 7,6 % dari total penduduk. Jumlah penduduk Jawa Tengah tahun 2006 yaitu 32.17 juta jiwa dengan jumlah wanita menopause sebanyak 2,24 juta orang (Susenas BPS jawa tengah, 2006).

Perubahan kebutuhan nutrisi adalah bagian dari banyak perubahan yang menyertai penuaan. Kebutuhan energi menurun seiring bertambahnya usia, sementara sebaliknya kebutuhan mikronutrein tetap sama atau meningkat. Penurunan kebutuhan energi terlihat dengan pertambahan usia yang diyakini terutama berhubungan dengan pengurangan jumlah jaringan yang aktif metabolismenya dalam tubuh, penurunan aktifitas fisik dan terganggunya produksi hormon (Varney, dkk, 2007).

Meski menopause adalah sesuatu yang alami perubahan yang terjadi pada wanita saat menopause sering berkaitan dengan gizi. Antara lain, berat badan bertambah karena aktivitas berkurang sehingga pengeluaran energi pun berkurang. Lemak juga meningkat, sehingga lingkar perut dan panggul bertambah lebar serta kolesterol naik (Meilanie, 2007)

Pengaruh lingkungan dan sosial ekonomi juga mengakibatkan konsumsi menjadi tidak seimbang. Ketidakseimbangan gizi yaitu ketidakseimbangan antara gizi dan kebutuhan, menyebabkan wanita menopause menjadi kurang gizi atau kegemukan. Pada wanita menopause yang kurang gizi masalahnya adalah kemampuan indra rasa lidah yang menurun, juga menurunnya kemampuan tubuh mencerna makanan. Pengaruh lingkungan ikut menyebabkan konsumsi makanan menjadi rendah, sehingga tidak mencungkupi kebutuhan. Sebaliknya pada golongan menopause yang kegemukan disebabkan konsumsi yang relatif tetap sedangkan kebutuhan menurun. Penurunan kebutuhan ini disebabkan metabolisme dan aktifitas yang menurun pula. Untuk Menetralisir keadaan tubuh pada ibu menopause tentu diperlukan upaya mengidealkan berat badan serta kondisi kesehatannya dan nutrisi yang baik merupakan salah satu faktor penting yang diperluan agar sehat di usia baya (Varney, dkk, 2007).

Pada dasarnya kebutuhan gizi wanita menopause hampir sama dengan kebutuhan gizi orang dewasa, tetapi sedikit berbeda dalam hal kuantitas atau jumlahnya. Pola makan wanita menopause mengikuti pola makan tertentu untuk menjaga kesehatannya, yaitu 50% karbohidrat, 20% protein, dan 20%-30% lemak (Waryana, 2010).

Dari studi studi pendahuluan yang peneliti lakukan di Desa Jatirejo ternyata pertanyaan mengenai pengertian gizi menopause, syarat gizi menopause, kebutuhan gizi pada masa menopause, ternyata yang tidak mengerti tentang gizi pada masa menopause 28 orang ( 8,4% ) dari 30 ibu menopause dimana angka tersebut merupakan angka yang masih tinggi.

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka peneliti tertarik untuk penelitian dengan judul “ Tingkat Pengetahuan Ibu Menopause Tentang Gizi Menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri”.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka rumusan masalah penelitiannya adalah ; “Bagaimana Tingkat Pengetahuan Ibu Menopause Tentang Gizi Menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri?”

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan Umum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Menopause Tentang Gizi Menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

2. Tujuan Khusus

a. Untuk mengetahui pengetahuan ibu menopause tentang pengertian gizi di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

b. Untuk mengetahui pengetahuan ibu menopause tentang syarat gizi menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

c. Untuk mengetahui pengetahuan ibu menopause tentang manfaat gizi masa menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

d. Untuk mengetahui pengetahuan ibu menopause tentang kebutuhan gizi pada masa menopause di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

D. Manfaat Penelitian

1. Bagi Institusi.

a. Institusi pendidikan : Untuk menambah refrensi dalam perpustakaan.

b. Institusi pelayanan kesehatan : Dapat memberikan gambaran dan masukan mengenai pengetahuan gizi menopause pada ibu menopause sehingga dapat diupayakan kegiatan untuk kesehatan ibu menopause.

2. Bagi Pengguna
a. Bagi peneliti
Dapat mengembangkan wawasan peneliti dan merupakan pengalaman berharga dalam melatih kemampuan melakukan penelitian.

b. Keluarga dan masyarakat
Menambah pengetahuan dan memberikan masukan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat, khususnya bagi para ibu menopause tentang gizi menopause.

E. Keaslian Penelitian

Penelitian tentang gizi menopause belum banyak dilakukan, namun sepanjang pengetahuan penulis, penelitian tentang “Tingkat Pengetahuan Ibu Menopause tentang Gizi Menopause di Dusun Doplang Desa Jatirejo Kecamatan Jatiroto Kabupaten Wonogiri” belum pernah dilakukan oleh peneliti lain. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan Cross Sectional.

Download Bab 1 - 3 disini 
Download Bab 4 - 5 disini 

No comments:

Post a Comment